Wednesday, 31 August 2016

Iklan LGBT Berseliweran, Ini Tanggapan Twitter

Sebuah iklan bertema LGBT diketahui berseliweran di situs mikroblogging Twitter. Pihak Twitter Indonesia pun memberikan tanggapannya.

Iklan LGBT Berseliweran, Ini Tanggapan Twitter

"Walaupun berbahasa Indonesia, iklan ini tidak ditayangkan oleh Twitter ID. Twitter ID adalah representative office. Semua iklan di-manage oleh Twitter Asia Pacific di Singapura Jadi, kami tidak tahu menahu," sebut Cipluk Carlita, PR Manager Twitter Indonesia kepada detikINET.

Untuk mengetahui kebijakan iklan Twitter, pengguna bisa mengunjungi twitterads.com. Nah, jika pengguna merasa terganggu dengan penayangan iklan tertentu, mereka bisa langsung melaporkannya ke pihak Twitter.

"Dan jika ada iklan atau konten lain yang dianggap melanggar peraturan Twitter serta mengganggu atau dianggap tidak relevan oleh pengguna, bisa langsung dilaporkan oleh pengguna tersebut. Bisa dicek lebih detail di about.twitter.com/id/safety," tambah Cipluk.

Seperti diberitakan sebelumnya, Sebuah iklan yang mempromosikan layanan LGBT diketahui berseliweran di Twitter. Iklan bersangkutan mempromosikan aplikasi media sosial LGBT bernama Blued. Twitter sepertinya menayangkannya secara random dan biasanya muncul di tempat strategis, yaitu di posisi atas timeline.

Pengguna Twitter pun mengutarakan keresahan karena iklan tersebut ternyata cukup sering muncul. Terlebih promosi LGBT semacam itu dianggap tidak pantas untuk ditayangkan di Indonesia.

"Iklan Blued di mari semakin meresahkan warga Twitter," tulis sebuah tweet. "Ada yang tahu cara ngilangin iklan ini di timeline?" sebut yang lain.

Thursday, 25 August 2016

Facebook Luncurkan Lifestage, Medsos Khusus ABG

Facebook makin banyak tersaingi oleh media sosial lain yang coba menggaet anak muda. Oleh karenanya Facebook pun merilis aplikasi baru bernama Lifestage.

Facebook Luncurkan Lifestage, Medsos Khusus ABG

Seperti Facebook sendiri, Lifestage juga adalah media sosial. Yang membedakan adalah, Lifestage hanya diperuntukkan untuk para remaja hingga usia 21 tahun. Tampilannya pun bisa dibilang kekinian, mencerminkan apa yang disukai remaja saat ini.

Menggunakan Lifestage, pengguna remaja bisa sekadar posting foto atau video layaknya kebanyakan media sosial. Namun yang membuatnya menarik adalah, Lifestage bisa secara otomatis menampilkan teman yang satu sekolah dengan pengguna.

Dengan begitu interaksi yang bisa dilakukan pengguna dengan teman-temannya diyakini bakal bisa lebih seru.

Selain itu bukannya profil picture, Lifestage akan meminta pengguna untuk merekam video profil sendiri. Sehingga ketika ada teman yang ingin mengetahui profil sang pengguna, akan disambut dengan semacam video perkenalan yang dibuat sendiri.

Seperti detikINET kutip dari Digital Trends, Lifestage sejatinya dibuat oleh remaja 19 tahun bernama Michael Sayman. Bos Facebook Mark Zuckerberg tertarik dengan temuannya itu dan sempat memintanya presentasi di acara F8. Belakangan, Sayman juga diketahui kerja magang di Facebook.

Namun saat ini Lifestage baru tersedia di iOS. Meski demikian, sepertinya cuma masalah waktu sebelum Lifestage juga akan hadir di Android. (yud/fyk)

Sunday, 21 August 2016

Kominfo Dorong Netizen Pro Aktif Lapor Konten Tak Pantas

Iklan bertema LGBT yang muncul di jejaring sosial Twitter meresahkan sebagian penggunanya. Kementerian Komunikasi dan Informatika pun berharap netizen semakin pro aktif untuk melaporkan hal semacam itu.

Kominfo Dorong Netizen Pro Aktif Lapor Konten Tak Pantas

"Kita ingin mendorong agar user ikut serta melakukan self reporting," kata Noor Iza, Plt Kepala Humas dan Pusat Informasi Kominfo kepada detikINET.

Munculnya iklan LGBT atau pornografi di jejaring sosial disebabkan beberapa hal. Misalnya mungkin karena banyak user yang membuka hal sejenis.

"Kemunculan ads tersebut bersifat otomatis yang seringnya terstimulus adanya banyak user yang membuka hal sejenis," tambah Iza.

Iza sudah meminta penjelasan terhadap pihak Twitter mengenai munculnya iklan LGBT. Untuk sementara Twitter memberi saran agar iklan yang mengganggu tersebut tidak muncul lagi.

Jadi di tiap iklan, ada tanda X di posisi kanan atas. Pengguna bisa mengklik dan memilih opsi tweet is offensive atau yang lainnya. Maka iklan dikatakan tidak akan muncul lagi.

Seperti diberitakan, iklan promosi layanan LGBT diketahui berseliweran di Twitter. Iklan bersangkutan mempromosikan aplikasi media sosial LGBT bernama Blued. Twitter sepertinya menayangkannya secara random dan biasanya muncul di tempat strategis, yaitu di posisi atas timeline.

Pengguna Twitter mengutarakan keresahan karena iklan tersebut cukup sering muncul. Terlebih promosi LGBT itu dianggap tak pantas ditayangkan di Indonesia. "Iklan Blued di mari semakin meresahkan warga Twitter," tulis sebuah tweet. "Ada yang tahu cara ngilangin iklan ini di timeline?" sebut yang lain.

Twitter sendiri sudah menanggapi isu ini. "Walaupun berbahasa Indonesia, iklan ini tidak ditayangkan oleh Twitter ID. Twitter ID adalah representative office. Semua iklan di-manage oleh Twitter Asia Pacific di Singapura Jadi, kami tidak tahu menahu," sebut Cipluk Carlita, PR Manager Twitter Indonesia kepada detikINET.

Untuk mengetahui kebijakan iklan Twitter, pengguna bisa mengunjungi twitterads.com. Nah, jika pengguna merasa terganggu dengan penayangan iklan tertentu, mereka bisa langsung melaporkannya ke pihak Twitter.

"Dan jika ada iklan atau konten lain yang dianggap melanggar peraturan Twitter serta mengganggu atau dianggap tidak relevan oleh pengguna, bisa langsung dilaporkan oleh pengguna tersebut. Bisa dicek lebih detail di about.twitter.com/id/safety," tambah Cipluk.

Update Anniversary Windows 10 Malah Bikin Masalah

Sebelumnya sejumlah pengguna Windows 10 melaporkan perangkatnya yang mengalami hang setelah melakukan update Anniversary. Ternyata bukan itu satu-satunya masalah yang dilaporkan.

Update Anniversary Windows 10 Malah Bikin Masalah

Baru-baru ini ditemukan masalah lainnya. Meski kedengarannya sepele, tak sedikit pengguna Windows 10 yang melaporkan bahwa webcam miliknya tak lagi bisa digunakan sesaat setelah melakukan update anniversary.

Tapi lebih spesifiknya, webcam yang terpengaruh adalah yang masuk lewat jalur USB alias webcam eksternal. Bug ini disebut mengusik jutaan pengguna yang ternyata masih banyak yang menggunakan webcam eksternal.

"Kami memiliki produk yang bekerja dengan baik selama tahunan, dan tiba-tiba jutaan pengguna kami tidak senang karena tidak lagi bisa menggunakannya setelah update ini," kata salah satu pengguna Windows 10 yang melaporkan isu ini.

Tak ada batasan merk atau tipe webcam eksternal yang terkena masalah ini. Dipastikan semua webcam eksternal akan terganggu operasionalnya akibat update Annivesary Windows 10. Bahkan pengguna Skype yang notabene layanan milik Microsoft sendiri juga mengalami hal yang sama bila menggunakan webcam eksternal.

Setelah ditelusuri, masalah ini nyatanya bersumber dari Microsoft sendiri. Update Anniversary Windows 10 memang sengaja menghapus dukungan terhadap webcam eksternal yang kebanyakan mendukung format H.264 dan MJPEG.

Alasannya, Microsoft lebih mengutamakan webcam bawaan perangkat dengan tujuan agar fitur-fitur andalan Windows 10 bisa siap digunakan kapan saja. Fitur yang dimaksud antara lain adalah Windows Hello, Microsoft Hololens, dan lainnya yang berkaitan dengan penggunaan webcam.

Dengan begitu pengguna tak perlu lagi repot-repot menancapkan webcam eksternal kalau ingin menggunakan fitur-fitur tersebut.

"Penting bagi kami untuk (hanya) mengaktifkan akses ke webcam bawaan perangkat, sehingga Windows Hello, Microsoft Hololens dan produk atau fitur lainnya bisa langsung digunakan kapan saja, terlepas dari apa aplikasi yang digunakan," jelas Microsoft, seperti detikINET kutip dari Forbes, Minggu (21/8/2016).

Meski begitu Microsoft mengatakan tengah mengerjakan masalah ini dan menempatkannya sebagai top priority. Tapi buat yang sudah tak sabar menunggu update perbaikannya, seorang pengembang bernama Rafael Rivera telah memberikan solusinya lewat registry.

Xiaomi Siap Invasi Kandang Apple

Sejauh ini, Xiaomi baru memasarkan smartphone di beberapa negara Asia. Digosipkan segera masuk ke pasar Amerika Serikat, niat itu tak juga terlaksana.

Xiaomi Siap Invasi Kandang Apple

Terbatasnya area pemasaran Xiaomi dinilai menjadi sebab melambatnya pertumbuhan penjualan mereka setelah sempat melesat, yang berujung pada merosotnya valuasi perusahaan. Untuk menepis keraguan, bos Xiaomi memastikan pihaknya akan masuk ke AS dalam waktu dekat.

"Amerika Serikat adalah pasar yang tentu saja ada dalam incaran kami," sebut Vice President of International Xiaomi, Hugo Barra yang dikutip detikINET dari Times of India.

Beragam strategi pun sudah disiapkan Xiaomi agar sukses di kandang Apple tersebut. Misalnya memanfaatkan media sosial secara maksimal untuk menarik kaum muda. Terlebih Xiaomi memang jarang beriklan sehingga medsos jadi salah satu andalan.

"Kami akan memanfaatkan media sosial, untuk menyentuh generasi muda yang antusias tentang teknologi baru. Kami pasti datang ke sana (Amerika Serikat-red)," tambah Barra.

Ekpansi ke pasar baru dipandang perlu bagi Xiaomi yang tengah mengalami penurunan penjualan dan ditekan para rival sesama vendor asal China semacam Oppo dan Huawei.

Menurut data terakhir dari biro riset IDC, penjualan Xiaomi di China pada kuartal II 2016 anjlok 40% dibandingkan tahun sebelumnya. Padahal di periode itu pasar smartphone China tumbuh 4,6%. Kompetitor berat Xiaomi di saat yang sama membukukan lonjakan penjualan. Terutama Huawei, Oppo dan Vivo.

Barra tidak menyebutkan kapan pastinya smartphone Xiaomi menyapa pasar AS. "AS adalah pasar yang sangat penting bagi brand konsumer atau gaya hidup apapun, tentu saja juga bagi kami. Sehingga kami harus berhati-hati menentukan kapan," pungkasnya.

Saturday, 20 August 2016

Ponsel Perkawinan LeEco dan Coolpad Resmi Melenggang

Desain yang dibawa Cool1 Dual mirip jajaran ponsel LeEco yang diperkenalkan beberapa waktu lalu. Hanya saja materialnya menggunakan aluminum alloy yang diproses menggunakan teknologi CNC dan CDC. Namun hal ini justru menyuguhkan tampilan premium pada ponsel ini.

Ponsel Perkawinan LeEco dan Coolpad Resmi Melenggang

Ponsel ini hadir dengan layar 5,5 inch. Memiliki resolusi Full HD dan teknologi IPS. Salah satu daya tarik ponsel ini adalah dua kamera di bagian belakang. LeEco dan Coolpad mengatakan pihaknya menggunakan teknologi dua kamera terbaru.

Cool1 Dual membawa kamera dengan sensor monokrom serta kamera dengan sensor warna. Masing-masing berukuran 13 MP. LeEco mengklaim kualitas hasil foto lebih jelas dan terang 20%. Untuk kebutuhan selfie sendiri, ponsel ini punya kamera 8 MP.

Ponsel yang menjalankan EUI OS berbasis Android Marshmallow itu turut dilengkapi port USB-C, fingerprint yang cepat dan 4G LTE. Baterainya sendiri berkapasitas 4.060 mAh.

Bicara dapur pacunya, ponsel ini ditenagahi prosesor Snapdragon 653 dengan kecepatan 1,8 GHz. LeEco dan Coolpad memberikan beberapa pilihan RAM dan memori internal.




Pertama varian RAM 3 GB dan memori internal 32 GB. Lalu RAM 4 GB dan memori internal 32 GB. Kemudian varian teratas RAM 4 GB dan ruang penyimpanan internal sebesar 64 GB.

Cool1 Dual mulai tersedia di pasar ponsel China pada 26 Agustus. LeEco dan Coolpad melepas ponsel kolaborasinya mulai dari 1.099 yuan atau setara Rp 2,1 juta. (afr/rou)